HC Orthopaedic Surgery Logo

Spesialis Trauma dan Fraktur
di Singapura

Main Banner Decoration
HC Orthopaedic Surgery Logo

Tim Spesialis Bedah Ortopedi Trauma & Fraktur Kami

Di HC Bedah Ortopedi, para spesialis ortopedi kami memiliki pengalaman kolektif lebih dari 50 tahun dalam mendiagnosis serta menangani berbagai cedera trauma dan fraktur. Dengan keahlian dan teknik ortopedi mutakhir, tim kami fokus memberikan diagnosis akurat serta penanganan tepat waktu untuk menstabilkan cedera, mendukung penyembuhan tulang, serta membantu pasien kembali bergerak dan berfungsi normal.

  • Spesialis Bedah Ortopedi Trauma & Fraktur

  • Operasi Fraktur & Penanganan Cedera

  • Perawatan untuk Mengembalikan Stabilitas Tulang, Kekuatan & Gerak

Dr Henry Chan

Dr Henry Chan

Direktur Medis & Konsultan Senior Bedah Ortopedi

Kualifikasi

MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Nicholas Yeoh

Dr Nicholas Yeoh

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

Kualifikasi

MBChB (Edinburgh), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Toon Dong Hao

Dr Toon Dong Hao

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

Kualifikasi

MBChB (Leeds), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Tang Zhi Hao

Dr Tang Zhi Hao

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

Kualifikasi

MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Memahami Kondisi

Apa Itu Trauma dan Fraktur Ortopedi?

Trauma ortopedi adalah cedera pada tulang, sendi, otot, ligamen, atau tendon sistem muskuloskeletal akibat kecelakaan mendadak atau benturan keras. Fraktur adalah salah satu trauma ortopedi paling umum, terjadi ketika tulang patah karena benturan berlebih dari jatuh, cedera olahraga, kecelakaan lalu lintas, atau sebab fisik lain.

Cedera bisa ringan berupa retakan tipis hingga patah kompleks dengan banyak pecahan tulang atau kerusakan jaringan lunak. Berdasarkan lokasi dan jenis cedera, pasien bisa merasakan nyeri, bengkak, memar, bentuk tak wajar, atau kesulitan bergerak.

Memahami Perbedaannya

Memahami Jenis Trauma & Fraktur

Trauma ortopedi mencakup cedera pada tulang, sendi, dan jaringan lunak sekitar akibat jatuh, kecelakaan, atau cedera olahraga. Cedera dapat berupa patah tulang, dislokasi sendi, atau robekan ligamen yang mengganggu stabilitas dan pergerakan. Tergantung lokasi serta tingkat keparahannya, trauma dapat memengaruhi bagian tubuh yang berbeda.

  • Fraktur Geriatri pada Lansia

    Orang tua lebih rentan patah tulang karena kepadatan tulang menurun dan risiko jatuh meningkat. Contoh umum antara lain fraktur pinggul, patah pergelangan tangan, dan fraktur kompresi tulang belakang. Cedera seperti ini berdampak pada mobilitas dan kemandirian sehingga perlu penanganan serta rehabilitasi segera.

  • Trauma & Fraktur Tulang Belakang

    Cedera tulang belakang bisa terjadi karena jatuh, kecelakaan, atau benturan berat. Contohnya, fraktur kompresi vertebra, HNP akibat trauma, serta cedera yang mengenai saraf tulang belakang. Karena fungsinya melindungi sumsum tulang belakang, cedera ini harus ditangani hati-hati.

  • Trauma & Fraktur Ekstremitas Atas

    Cedera pada bahu, siku, lengan bawah, pergelangan tangan, dan tangan sering terjadi akibat jatuh, olahraga, atau benturan langsung. Misal dislokasi bahu, robekan labrum bahu, dislokasi siku, dan patah tulang siku pada anak. Patah lengan bawah atau pergelangan tangan biasanya karena jatuh dengan tangan menopang tubuh.

  • Trauma & Fraktur Ekstremitas Bawah

    Cedera pinggul, lutut, tungkai, pergelangan kaki, atau kaki umum terjadi setelah jatuh, kecelakaan, atau aktifitas olahraga. Ini meliputi patah tulang pinggul, robeknya ACL, cedera meniskus, patah pergelangan kaki, atau keseleo berat. Karena bagian ini menopang berat badan, trauma pada ekstremitas bawah sangat mempengaruhi kemampuan berjalan & keseimbangan.

Penjelasan Tanda & Gejala

Gejala Trauma & Fraktur dan Kapan ke Spesialis

Cedera tulang dan sendi akibat trauma sering menyebabkan nyeri mendadak dan keterbatasan fungsi. Bila cedera ringan dapat sembuh dengan istirahat, gejala berat atau menetap bisa menunjukkan fraktur/dislokasi/cedera ligamen yang memerlukan evaluasi medis.

Ciri-ciri umum trauma dan fraktur meliputi:

  • Nyeri hebat di lokasi cedera, terutama setelah jatuh, kecelakaan, atau benturan langsung
  • Bengkak, memar, atau nyeri tekan di sekitar tulang atau sendi yang terkena
  • Bentuk tubuh tak biasa atau posisi anggota gerak tidak wajar
  • Sulit menggerakkan bagian yang cedera atau tidak mampu menahan beban tubuh di tungkai
  • Kebas, kesemutan, atau lemah, yang bisa menandakan adanya keterlibatan saraf
  • Ketidakstabilan sendi, terutama setelah cedera ligamen seperti ACL atau keseleo berat pergelangan kaki

Gejala tersebut bisa menjadi tanda gangguan pinggul yang perlu evaluasi medis. Deteksi dini oleh spesialis akan membantu menentukan penyebab dan perawatan terbaik, mengembalikan fungsi pinggul & mencegah komplikasi jangka panjang.

Dengan pengalaman luas menangani beragam kasus pinggul, tim HC Bedah Ortopedi memberikan layanan khusus sesuai diagnosis dan kebutuhan pemulihan setiap pasien.
Pilihan Terapi

Perawatan Khusus Kami untuk Trauma & Fraktur

Penanganan trauma ortopedi tergantung lokasi dan tingkat keparahan cedera. Sebagian bisa diatasi hanya dengan imobilisasi dan rehabilitasi, namun untuk fraktur serius atau cedera jaringan lunak parah, mungkin dibutuhkan operasi untuk menstabilkan tulang/memperbaiki jaringan/ memulihkan fungsi sendi.

Bila setelah perawatan awal masih sakit atau gangguan fungsi, konsultasikan dengan tim ortopedi HC Bedah Ortopedi agar bisa diidentifikasi jenis cedera dan apakah perlu operasi demi keamanan & pemulihan optimal.
Keunggulan Perawatan Trauma & Fraktur Kami

Mengapa Pilih HC Bedah Ortopedi untuk Trauma & Fraktur

Tujuan kami membantu pasien pulih aman dari cedera trauma & kembali ke aktivitas dengan mobilitas dan fungsi optimal. Baik cedera karena jatuh, olahraga, atau kecelakaan, tim kami fokus diagnosis tepat dan perencanaan terapi terstruktur demi penyembuhan tulang & kesehatan muskuloskeletal jangka panjang.

Perawatan Trauma Ortopedi Berpengalaman

Pasien trauma & fraktur ditangani dokter ortopedi berpengalaman untuk segala kondisi otot-tulang, dengan evaluasi menyeluruh sehingga penanganan bisa disesuaikan sesuai jenis serta kebutuhan pemulihan.

Operasi Bila Dibutuhkan

Beberapa cedera traumatis mungkin memerlukan operasi untuk menstabilkan fraktur, memperbaiki ligamen, atau mengembalikan posisi sendi. Prosedur seperti fiksasi fraktur, rekonstruksi ligamen, serta operasi sendi dapat direkomendasikan sesuai kebutuhan dan target fungsi pasien.

Fokus pada Proses Pemulihan & Fungsi

Trauma & fraktur dapat mengganggu mobilitas, kekuatan, serta kemandirian. Terapi tidak hanya menstabilkan cedera tapi juga memulihkan gerak, membangun kekuatan, dan memfasilitasi pasien kembali ke aktivitas harian.

Keahlian Ortopedi Kolaboratif

HC Bedah Ortopedi dipimpin Dr Henry Chan, Dr Nicholas Yeoh, Dr Toon Dong Hao, dan Dr Tang Zhi Hao yang berpengalaman. Kolaborasi ini memungkinkan pasien trauma mendapat layanan terintegrasi terutama untuk fraktur kompleks atau cedera multijoint.

Di HC Bedah Ortopedi, perawatan cedera & fraktur dilakukan dengan tenaga ahli berfokus pemulihan aman sampai pasien bisa kembali ke aktivitas normal.
Perjalanan Pemulihan Anda

Perawatan Trauma & Fraktur Anda di HC Bedah Ortopedi

Trauma & fraktur dapat memengaruhi gerak, stabilitas, dan aktivitas harian. HC Bedah Ortopedi menitikberatkan pada identifikasi tingkat cedera & panduan rencana terapi yang terstruktur, dari awal pemeriksaan hingga pemulihan, untuk mendukung penyembuhan tulang, mengembalikan fungsi, serta memastikan kembali beraktivitas dengan aman.

1

Diagnosis

Perawatan efektif dimulai dari evaluasi menyeluruh area cedera. Trauma dapat memengaruhi tulang, sendi, ligamen, tendon, atau jaringan lunak di sekitarnya sehingga diagnosis akurat sangat penting.
Saat konsultasi, dokter akan menanyakan kronologi cedera, gejala, dan riwayat medis sebelum pemeriksaan fisik. Pemeriksaan penunjang seperti rontgen, CT scan, atau MRI mungkin dianjurkan untuk mengecek fraktur, dislokasi sendi, cedera ligamen, atau kerusakan jaringan lunak.
2

Perawatan

Setelah tipe dan tingkat keparahan cedera diketahui, rencana perawatan dibuat sesuai fraktur atau kondisi traumatis yang dialami pasien.
Beberapa cedera bisa ditangani tanpa operasi, cukup dengan imobilisasi, penyangga, atau rehabilitasi terarah agar tulang/jaringan lunak dapat pulih. Jika fraktur bergeser/tidak stabil/terkait cedera ligamen, operasi mungkin dianjurkan untuk menstabilkan tulang, memperbaiki jaringan rusak, serta mengembalikan posisi sendi.
3

Rehabilitasi & Pemulihan

Pemulihan tidak berhenti setelah terapi utama selesai. Rehabilitasi sangat penting untuk mengembalikan kekuatan, mobilitas, serta kestabilan sendi pascatrauma/fraktur. Pasien akan dibimbing latihan fisioterapi untuk membangun kembali otot, memperbaiki rentang gerak, dan memastikan kembali beraktivitas secara aman. Rehabilitasi terstruktur juga dapat mencegah kekakuan atau keterbatasan fungsi jangka panjang.
Kenali Profil Risiko Anda

Siapa yang Berisiko Mengalami Trauma & Fraktur?

Trauma & fraktur bisa terjadi pada segala usia, namun beberapa faktor dan aktivitas meningkatkan risiko. Kecelakaan, stres berulang pada sendi, serta kepadatan tulang rendah dapat menambah risiko trauma muskuloskeletal.

Individu dengan risiko tinggi trauma/fraktur antara lain:

  • Lansia

    Kekuatan tulang menurun akibat usia membuat tulang lebih rapuh & rentan patah. Jatuh adalah penyebab utama fraktur seperti tulang pinggul, pergelangan tangan, dan fraktur kompresi tulang belakang pada lansia.

  • Atlet & Individu Aktif

    Olahraga serta aktivitas intens meningkatkan risiko robekan ACL, cedera meniskus, dislokasi bahu, & keseleo pergelangan kaki. Gerakan memutar mendadak, tabrakan, atau beban berulang dapat menekan sendi & ligamen.

  • Pekerja Fisik

    Pekerjaan yang sering mengangkat beban berat, bergerak berulang, bekerja di ketinggian, atau mengoperasikan mesin meningkatkan risiko kecelakaan & cedera muskuloskeletal.

  • Penderita Tulang Lemah

    Kondisi medis tertentu, kurang nutrisi, atau penggunaan obat jangka panjang dapat memperlemah tulang & meningkatkan risiko fraktur bahkan akibat trauma ringan.

  • Pernah Cedera Sebelumnya

    Orang dengan riwayat fraktur, cedera ligamen, atau ketidakstabilan sendi lebih berisiko mengalami cedera ulang, apalagi jika kekuatan & stabilitas sendi belum pulih sempurna.

Jika mengalami nyeri berat, bentuk anggota gerak tak normal, atau sulit menggerakkan usai kecelakaan/jatuh – segera periksa ke HC Bedah Ortopedi untuk evaluasi dan penanganan yang tepat.
Pencegahan Cedera

Cara Mengurangi Risiko Trauma & Fraktur

Walau kecelakaan tak selalu bisa dihindari, beberapa langkah dapat menurunkan risiko cedera & fraktur. Menjaga kekuatan tulang, waspada saat beraktivitas, serta menciptakan lingkungan aman akan membantu menekan risiko cedera serius.
  1. Tingkatkan Keseimbangan & Kekuatan

    Latihan penguatan otot dan keseimbangan membantu menurunkan risiko jatuh, terutama pada lansia. Latihan kekuatan dan keseimbangan mendukung stabilitas & koordinasi sendi.

  2. Gunakan Alat Pelindung Saat Olahraga

    Memakai perlengkapan pelindung selama berolahraga atau aktivitas fisik intens dapat mengurangi risiko cedera ligamen, dislokasi, ataupun fraktur. Sepatu dan pelapis pelindung yang tepat juga membantu melindungi sendi rentan.

  3. Jaga Kesehatan Tulang

    Asupan kalsium dan vitamin D, serta olahraga beban teratur mendukung kekuatan tulang. Tulang kuat lebih sulit patah bila jatuh atau cedera.

  4. Teknik Gerak Aman

    Teknik benar saat mengangkat beban atau melakukan aktivitas fisik membantu mengurangi tekanan sendi & mencegah cedera mendadak.

  5. Kurangi Risiko Jatuh di Rumah

    Bersihkan lantai dari benda yang mengganggu, pasang pegangan, dan pastikan pencahayaan memadai agar risiko jatuh berkurang – sangat penting untuk lansia yang rentan fraktur.

Perawatan Non-Operatif
Apa yang Dilakukan Setelah Diduga Fraktur/Cedera
Jika Anda mencurigai patah tulang atau cedera berat setelah jatuh, kecelakaan, atau olahraga – segera lakukan langkah tepat agar tak bertambah parah & mengurangi komplikasi.
What to Do After a Suspected Fracture or Injury
  • Imobilisasi Area Cedera

    Usahakan anggota gerak yang cedera tidak banyak bergerak. Hindari menggerakkan bagian yang terluka tanpa perlu, karena dapat memperparah cedera atau membuat tulang tambah bergeser.

  • Jangan Bertumpu Berat

    Bila cedera terjadi di tungkai, pinggul, pergelangan kaki, atau kaki; hindari berdiri ataupun berpijak pada anggota gerak yang cedera. Gunakan kruk atau minta bantuan orang lain agar beban tidak menambah cedera.

  • Kompres Dingin

    Kompres dingin area cedera beberapa menit untuk kurangi nyeri dan bengkak. Bungkus kompres dengan kain agar tidak kontak langsung dengan kulit.

  • Segera Evaluasi Medis

    Nyeri hebat, bentuk tak normal, bengkak, atau sulit gerak bisa menandakan patah tulang/cedera serius. Segera konsultasi dokter ortopedi untuk diagnosis & penanganan tepat agar penyembuhan optimal.

Evaluasi oleh dokter spesialis trauma & fraktur di HC Bedah Ortopedi dapat menentukan tingkat keparahan serta terapi paling sesuai.
Investasi pada Kesehatan Anda

Biaya Perawatan Trauma & Fraktur di Singapura

Total biaya penanganan trauma dan fraktur di Singapura ditentukan diagnosis spesifik serta tindakan yang diperlukan. Biaya dapat berbeda tergantung pemeriksaan lanjutan, perlu tidaknya operasi, serta tingkat rawat lanjut.

Faktor Penentu Biaya

Beberapa faktor yang memengaruhi biaya perawatan trauma & fraktur di Singapura:

1

Jenis perawatan yang dibutuhkan

Penanganan non-operatif seperti imobilisasi, penyangga, obat, atau rehabilitasi biasanya lebih murah dibanding operasi jika dibutuhkan.
2

Tes diagnostik

Tes pencitraan seperti rontgen, CT scan, atau MRI mungkin diperlukan untuk mengetahui fraktur, cedera sendi, atau kerusakan jaringan lunak.
3

Tingkat kesulitan operasi

Prosedur seperti fiksasi fraktur, rekonstruksi ligamen, atau operasi sendi memiliki tingkat kesulitan berbeda sesuai jenis cedera dan struktur yang terdampak.
4

Biaya rumah sakit dan fasilitas

Biaya bervariasi tergantung dilakukan di pusat bedah rawat jalan atau rumah sakit.
5

Rehabilitasi pasca perawatan

Rawat lanjut, termasuk fisioterapi dan konsultasi pasca perawatan, bisa dianjurkan untuk mendukung pemulihan kekuatan, mobilitas, hingga fungsi sendi.
Financial Support Available

Asuransi & Pembiayaan

Beberapa prosedur fraktur dan trauma dapat menggunakan saldo MediSave, tergantung klasifikasi sesuai Tabel Prosedur Bedah Singapura. Pasien dengan MediShield Life atau Polis Asuransi Terintegrasi juga bisa mendapatkan dukungan biaya rawat inap/operasi, membantu mengurangi beban biaya pribadi.

Untuk perkiraan lebih akurat, konsultasikan langsung ke klinik sesuai diagnosis serta rencana perawatan.

Membimbing Anda Menuju Pemulihan

Perawatan Komprehensif Trauma & Fraktur di HC Bedah Ortopedi

HC Orthopaedic Surgery Group Photo

Cedera dan fraktur bisa terjadi mendadak akibat jatuh, cedera olahraga, atau kecelakaan, melibatkan tulang, sendi, dan jaringan lunak. Karena cedera bisa mengganggu stabilitas, pergerakan, serta fungsi tumpuan – evaluasi segera penting untuk mengetahui tingkat kerusakan serta penanganan yang tepat. Penatalaksanaan yang cermat dan awal mendukung penyembuhan tulang, fungsi sendi, serta mengurangi risiko komplikasi jangka panjang.

HC Orthopaedic Surgery Logo

Tim Khusus Kami

Layanan trauma dan fraktur di HC Bedah Ortopedi dipimpin Dr Henry Chan bersama Dr Nicholas Yeoh, Dr Toon Dong Hao, serta Dr Tang Zhi Hao. Tim ini menangani beragam cedera muskuloskeletal, mulai fraktur, dislokasi sendi, sampai cedera ligamen & tendon. Dengan keahlian kolaboratif, perawatan diberikan sesuai kebutuhan spesifik pasien.

Pertanyaan Anda Dijawab

FAQ (Pertanyaan Umum) tentang Trauma & Fraktur

Bagaimana mengenali tanda patah tulang?

Tanda patah tulang biasanya berupa nyeri hebat di lokasi cedera, bengkak, memar, bentuk anggota gerak tak wajar, atau sulit menggerakkan area tersebut. Kadang terjadi kebas atau tak mampu berpijak. Diperlukan pemeriksaan medis & foto rontgen untuk konfirmasi diagnosis.

Perlukah segera ke dokter setelah cedera/jatuh?

Disarankan konsultasi medis bila Anda alami nyeri bermakna, bengkak, bentuk tak normal, atau sulit pakai anggota gerak setelah cedera. Evaluasi cepat membantu deteksi fraktur, dislokasi, atau cedera ligamen serta terapi efektif bisa segera diberikan.

Apakah fraktur selalu perlu operasi?

Banyak fraktur dapat sembuh tanpa operasi, cukup dengan pemasangan gips, penyangga, atau bidai. Namun operasi mungkin disarankan jika fragmen tulang bergeser, tidak stabil, atau area sendi memerlukan pemulihan presisi.

Berapa lama penyembuhan patah tulang?

Lama penyembuhan fraktur tergantung jenis tulang, tingkat keparahan, serta kesehatan pasien. Rata-rata memakan waktu beberapa minggu hingga bulan, lalu perlu rehabilitasi untuk mengembalikan kekuatan dan gerakan.

Bolehkah berjalan/bergerak setelah patah tulang?

Tergantung lokasi & tingkat keparahan patah. Beberapa fraktur ringan dibolehkan bergerak terbatas, sementara yang berat harus benar-benar diistirahatkan atau tidak dibebani hingga sembuh.

Apakah setelah patah tulang perlu fisioterapi?

Fisioterapi umumnya sangat dianjurkan setelah fraktur/trauma untuk memulihkan kekuatan, mobilitas, dan stabilitas sendi. Latihan rehabilitasi membantu fungsi kembali dan mencegah kaku selama pemulihan.
Spesialis Ortopedi kami

Temui Tim Spesialis Kami

Tim kami terdiri dari Dr Henry Chan, Dr Nicholas Yeoh, Dr Toon Dong Hao, dan Dr Tang Zhi Hao — ahli bedah ortopedi berpengalaman dengan pengalaman subspesialisasi dan pendekatan perawatan yang berpusat pada pasien.
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Henry Chan

Dr Henry Chan

Direktur Medis & Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Henry Chan adalah ahli bedah ortopedi berpengalaman yang berspesialisasi dalam penggantian sendi dan operasi revisi kompleks. Terlatih di Helios Endo-Klinik yang terkenal di Jerman di bawah beasiswa MOH HMDP, ia telah melakukan lebih dari 1,000 penggantian sendi dan berspesialisasi dalam teknik penggantian sendi berbantuan komputer dan robotik untuk hasil yang presisi.

Tentang Dr Chan
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Nicholas Yeoh

Dr Nicholas Yeoh

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBChB (Edinburgh), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Nicholas Yeoh adalah spesialis ortopedi yang diakreditasi MOH dan Fellow dari Royal College of Surgeons of Edinburgh. Terlatih fellowship dalam rekonstruksi pinggul dan lutut di Sydney di bawah beasiswa MOH HMDP, ia berspesialisasi dalam penggantian sendi minim invasif, operasi robotik, dan teknik lanjutan yang meningkatkan pemulihan serta hasil operasi.

Tentang Dr Yeoh
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Toon Dong Hao

Dr Toon Dong Hao

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBChB (Leeds), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Toon Dong Hao adalah ahli bedah ortopedi yang terampil dan Fellow dari Royal College of Surgeons of Edinburgh. Terlatih fellowship dalam Bedah Bahu dan Siku Lanjutan di Sydney di bawah beasiswa MOH HMDP, Dr Toon berspesialisasi dalam cedera olahraga, operasi arthroscopic dan prosedur kompleks pada bahu, siku dan lutut untuk mengembalikan fungsi dan mobilitas.

Tentang Dr Toon
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Tang Zhi Hao

Dr Tang Zhi Hao

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Tang Zhi Hao adalah ahli bedah ortopedi yang terlatih fellowship dan berspesialisasi dalam kondisi kaki dan pergelangan. Ia menyelesaikan fellowship Bedah Kaki dan Pergelangan di Severance Hospital, Yonsei University Health System di Seoul di bawah Prof. Jin Woo Lee. Sebelum praktik swasta, ia menjabat sebagai Konsultan dan Wakil Kepala Bedah Ortopedi di Khoo Teck Puat Hospital.

Tentang Dr Tang
HC Orthopaedic Surgery Logo
Hubungi kami
Silakan menghubungi klinik masing-masing menggunakan nomor di bawah ini.
Mount Elizabeth Orchard Medical Centre
Tel :  6732 8848
Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
Tel :  6950 4828
Gleneagles Medical Centre
Tel :  6265 1088
Parkway East Medical Centre
Tel :  6786 1838
HC Orthopaedic Surgery Logo
Hubungi Dokter Kami
Silakan menghubungi dokter kami langsung melalui WhatsApp di bawah ini.
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Henry Chan
Dr Henry Chan
WhatsApp :  9755 5366
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Nicholas Yeoh
Dr Nicholas Yeoh
WhatsApp :  9723 0488
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Toon Dong Hao
Dr Toon Dong Hao
WhatsApp :  8035 8388
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Tang Zhi Hao
Dr Tang Zhi Hao
WhatsApp :  8972 2388