Operasi Tendon Achilles
di Singapura






Bunyi letupan mendadak di bagian belakang pergelangan kaki saat berolahraga, yang disertai rasa sakit tajam, pembengkakan, dan kesulitan berjalan, merupakan gejala umum dari robekan tendon Achilles. Banyak orang menggambarkan sensasi tersebut seolah-olah ditendang atau dipukul dari belakang, namun kemudian menyadari bahwa tidak ada orang di sana. Dalam kasus lain, rasa sakit mungkin telah meningkat selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan akibat degenerasi tendon, sebelum gerakan sederhana seperti melangkah untuk berlari cepat, melompat, atau menaiki tangga menyebabkan robekan total.
Operasi tendon Achilles paling sering direkomendasikan setelah terjadi robekan total, terutama bagi individu yang aktif, berencana kembali berolahraga, atau memiliki pekerjaan yang menuntut fisik. Operasi juga mungkin disarankan jika ujung-ujung tendon yang robek telah terpisah secara signifikan, atau jika pengobatan non-bedah tidak mungkin memulihkan kekuatan dan fungsi yang memadai. Tujuan operasi adalah untuk memperbaiki tendon yang robek, memulihkan stabilitas, dan mengurangi risiko robekan ulang, sehingga mendukung kembalinya aktivitas sehari-hari dan olahraga secara aman.
Ketika Operasi Menjadi Perlu

Ketika Operasi Menjadi Perlu
Apa Itu Operasi Tendon Achilles dan Siapa yang Membutuhkannya?
Operasi tendon Achilles dilakukan untuk memperbaiki atau merekonstruksi tendon yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit. Prosedur khusus ini memulihkan kontinuitas dan ketegangan yang tepat pada tendon, sehingga memungkinkan dorongan yang efektif saat berjalan, berlari, dan melompat. Pada kasus yang lebih kompleks, teknik rekonstruksi mungkin diperlukan jika tendon mengalami degenerasi parah atau memanjang.
Operasi ini biasanya dipertimbangkan untuk pasien yang:
- Terjadi robekan total pada tendon, yang sering dirasakan sebagai bunyi letupan mendadak di bagian belakang pergelangan kaki, disertai kesulitan untuk melangkah, berdiri berjinjit, atau berjalan seperti biasa.
- Menderita tendinopati Achilles kronis yang belum membaik meskipun telah menjalani pengobatan non-bedah yang tepat, seperti fisioterapi dan penyesuaian aktivitas.
- Mengalami robekan parsial yang parah atau cedera berulang yang menyebabkan kelemahan berkepanjangan dan keterbatasan fungsi.
- Telah terjadi degenerasi tendon yang parah, peregangan, atau celah di antara ujung-ujung yang robek, yang kemungkinan besar tidak akan sembuh dengan baik tanpa tindakan bedah.
Keputusan untuk melakukan operasi bergantung pada tingkat keparahan cedera tendon Achilles, kualitas tendon, tuntutan aktivitas, dan tujuan pribadi, dengan tujuan memulihkan kekuatan serta memungkinkan pasien kembali melakukan aktivitas sehari-hari dan olahraga dengan aman.
Apa yang Harus Diharapkan dari Operasi Tendon Achilles?
Operasi tendon Achilles memerlukan penilaian yang cermat, perbaikan yang tepat pada tendon yang robek, serta program rehabilitasi terstruktur untuk mendukung proses penyembuhan yang aman. Setiap tahap berfokus pada pemulihan kontinuitas tendon, penguatan otot betis, dan stabilitas pergelangan kaki.





