HC Orthopaedic Surgery Logo

Artroskopi Bahu
di Singapura

Main Banner Decoration
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Henry Chan
Dr Henry Chan
Direktur Medis & Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Nicholas Yeoh
Dr Nicholas Yeoh
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBChB (Edinburgh), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Toon Dong Hao
Dr Toon Dong Hao
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBChB (Leeds), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Tang Zhi Hao
Dr Tang Zhi Hao
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Artroskopi Bahu

Nyeri bahu dapat menyebabkan berbagai gerakan harian seperti mengangkat lengan, menjangkau ke atas, atau membawa barang menjadi lebih sulit. Beberapa orang juga dapat mengalami gejala seperti bunyi klik, tersangkut, atau kelemahan di bahu, yang dapat mengganggu kerja, olahraga, dan aktivitas sehari-hari.

Jika gejala ini tetap muncul meski sudah menjalani istirahat, fisioterapi, atau pengobatan, pemeriksaan lanjutan mungkin perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab dasarnya. Dalam beberapa kasus, artroskopi bahu dapat direkomendasikan untuk mendiagnosis dan mengatasi masalah pada sendi bahu. Prosedur minimal invasif ini memungkinkan dokter menangani kondisi bahu tertentu, serta bertujuan mengurangi nyeri, meningkatkan mobilitas, dan mendukung pemulihan aktivitas normal.

Kondisi yang Ditangani

Apa itu Artroskopi Bahu & Siapa yang Membutuhkannya?

Artroskopi bahu adalah prosedur operasi minimal invasif yang digunakan untuk diagnosis dan memperbaiki masalah dalam sendi bahu. Selama prosedur, kamera kecil yang disebut artroskop dimasukkan melalui sayatan kecil, sehingga dokter dapat melihat struktur sendi melalui monitor dan menggunakan instrumen khusus untuk memperbaiki atau mengangkat jaringan yang rusak.

Sendi bahu terdiri dari tulang, tulang rawan, ligamen, dan tendon yang saling bekerja sama untuk memungkinkan gerak luas. Jika struktur ini cedera atau rusak, pasien bisa mengalami nyeri, kelemahan, ketidakstabilan, atau penurunan mobilitas. Artroskopi bahu memungkinkan dokter bedah mengatasi masalah tersebut dengan sayatan lebih kecil dibandingkan operasi terbuka tradisional.

Artroskopi biasanya dipertimbangkan ketika gejala tetap ada setelah terapi fisik, obat-obatan, atau modifikasi aktivitas. Anda mungkin kandidat yang tepat jika mengalami salah satu dari berikut:

What Is Shoulder Arthroscopy and Who Needs It?
  • Mengalami cedera rotator cuff yang menimbulkan nyeri/kelemahan bahu
  • Mengalami shoulder impingement sehingga bahu nyeri saat menggerakkan lengan
  • Memiliki robekan labrum seperti SLAP tear yang memengaruhi stabilitas bahu
  • Mengalamiketidakstabilan atau dislokasi bahu berulang
  • Memiliki jaringan sendi bahu yang meradang atau rusak
  • Terdapat fragmen tulang rawan/tulang yang longgar dalam sendi bahu

Jika hasil pemeriksaan penunjang dan evaluasi klinis menunjukkan kondisi bahu dapat diobati, artroskopi bahu dapat membantu mengurangi nyeri, meningkatkan fungsi, dan mendukung kembali ke aktivitas sehari-hari.

Di HC Orthopaedic Surgery, spesialis bahu kami menilai setiap kasus dengan teliti dan merekomendasikan perawatan paling sesuai, baik melalui artroskopi atau pendekatan lain yang disesuaikan kebutuhan Anda.
Perjalanan Anda

Apa yang Diharapkan dari Artroskopi Bahu

Artroskopi bahu biasanya melibatkan persiapan matang, tindakan bedah minimal invasif, dan proses rehabilitasi terstruktur untuk mendukung penyembuhan dan memulihkan fungsi bahu.

1

Persiapan Sebelum Artroskopi Bahu

Sebelum operasi, spesialis ortopedi Anda akan melakukan penilaian detail untuk memastikan diagnosis dan menilai apakah artroskopi diperlukan. Proses ini bisa meliputi pemeriksaan pencitraan seperti X-ray atau MRI dan meninjau riwayat kesehatan serta gejala Anda.
Biasanya Anda akan disarankan untuk:
  • Mengoptimalkan kondisi medis seperti diabetes/hipertensi
  • Berhenti sementara obat tertentu sesuai petunjuk dokter
  • Berpuasa sesuai waktu yang ditentukan sebelum operasi
  • Menyiapkan bantuan di rumah pada masa awal pemulihan
Persiapan matang dapat mengurangi risiko operasi dan mendukung proses pemulihan yang lancar.
2

Gambaran Prosedur Artroskopi Bahu

Artroskopi bahu biasanya dilakukan dengan anestesi umum atau regional agar pasien nyaman. Saat prosedur, dokter membuat beberapa sayatan kecil pada bahu untuk memasukkan artroskop dan instrumen khusus.
Selama tindakan:
  • Kamera kecil dimasukkan untuk melihat rongga sendi bahu dengan jelas
  • Cairan steril dimasukkan untuk memperluas ruang sendi
  • Jaringan, tendon, atau tulang rawan yang rusak diperbaiki atau diangkat
  • Jaringan yang meradang diobati untuk mengurangi nyeri dan memperbaiki fungsi
  • Sayatan kecil ditutup serta dilapisi untuk melindungi bekas luka
Prosedur biasanya berlangsung sekitar 30 menit hingga 1 jam, tergantung kondisi yang ditangani.
3

Masa Pemulihan dan Rehabilitasi

Pemulihan dimulai sesaat setelah operasi. Umumnya pasien disarankan mengistirahatkan bahu dan membatasi pergerakan tertentu hingga sendi benar-benar pulih.
Dokter Anda dapat menyarankan:
  • Menggunakan sling untuk menyanggah bahu di awal pemulihan
  • Memulai fisioterapi bertahap demi mengembalikan gerak & kekuatan bahu
  • Mengonsumsi obat sesuai resep untuk mengendalikan rasa sakit
  • Menjalani kontrol lanjutan untuk memantau proses penyembuhan
Dengan rehabilitasi yang tepat & mengikuti saran dokter, banyak pasien kembali ke aktivitas harian dalam beberapa minggu meski waktu pemulihan total bisa bervariasi tergantung kondisi.
Di HC Orthopaedic Surgery, spesialis bahu kami mendukung pasien di setiap tahap dengan perawatan dan perhatian yang dipersonalisasi sepanjang perjalanan pengobatan.

Manfaat Perawatan

Bagaimana Artroskopi Bahu Meningkatkan Fungsi Bahu?

Artroskopi bahu dirancang untuk memperbaiki masalah struktural pada sendi bahu namun tetap meminimalkan kerusakan pada jaringan sekitar. Teknik minimal invasif ini memberikan beberapa keuntungan, antara lain:

  1. Nyeri Pasca Operasi Lebih Minim

    Karena luka sayatan yang kecil dan minim gangguan pada jaringan sekitar, kebanyakan pasien merasakan nyeri lebih ringan dibanding prosedur terbuka.

  2. Pemulihan & Rehabilitasi Lebih Cepat

    Struktur bahu yang utuh membuat pasien bisa mulai fisioterapi lebih dini dan mempercepat pemulihan fungsi.

  3. Risiko Komplikasi Lebih Rendah

    Teknik minimal invasif umumnya menurunkan risiko infeksi, pendarahan, dan kerusakan jangka panjang pada jaringan.

  4. Stabilitas Sendi Meningkat

    Perbaikan struktur seperti rotator cuff maupun labrum secara artroskopi bisa memulihkan stabilitas dan menurunkan kemungkinan cedera ulang/kerusakan sendi lanjutan.

Memahami Risiko

Risiko & Komplikasi Artroskopi Bahu

Sama seperti prosedur operasi lainnya, artroskopi bahu memiliki risiko tertentu. Dokter akan menjelaskan seluruh potensi masalah dan upaya antisipasi sebelum tindakan.

Meskipun umumnya aman, risikonya meliputi:

  • Infeksi di luka sayatan/sendi bahu
  • Pendarahan atau pembekuan darah
  • Iritasi/mati rasa saraf di bahu secara sementara
  • Nyeri/kaku menetap setelah operasi
  • Kerusakan struktur sekitar seperti tulang rawan/tendon/ligamen
  • Cairan menumpuk atau bengkak di sendi

Kepatuhan pada petunjuk perawatan dan rehabilitasi serta kontrol rutin membantu menurunkan risiko. Kontrol secara berkala memungkinkan pemantauan dan penanganan masalah sejak dini.

Di HC Orthopaedic Surgery, spesialis bahu kami menerapkan teknik bedah yang teliti dan rencana perawatan menyeluruh untuk meminimalisir risiko sekaligus memastikan hasil yang aman.
Investasi untuk Kesehatan Anda

Biaya Artroskopi Bahu di Singapura

Biaya artroskopi bahu di Singapura bervariasi tergantung prosedur, fasilitas rumah sakit, dan kondisi masing-masing pasien. Faktor-faktor ini memengaruhi total biaya pengobatan hingga proses pemulihan.

Faktor Utama Biaya

Faktor-faktor utama yang memengaruhi biaya artroskopi bahu antara lain:

1

Jenis & tingkat kompleksitas prosedur

Artroskopi untuk perbaikan rotator cuff, menangani instabilitas bahu, atau mengangkat jaringan rusak memerlukan teknik operasi yang berbeda dan memengaruhi biaya.
2

Rumah sakit atau fasilitas operasi

Biaya akan berbeda tergantung prosedur dilakukan di RS swasta, pusat bedah harian, atau institusi kesehatan publik.
3

Keahlian & biaya dokter bedah

Pengalaman serta subspesialisasi ortopedi dokter akan memengaruhi biaya konsultasi maupun tindakan operasi.
4

Durasi rawat inap

Beberapa pasien dapat pulang di hari yang sama, sebagian lain perlu observasi inap sesuai kondisi dan tindakan.
5

Rehabilitasi pasca operasi

Sesi fisioterapi, obat-obatan, dan kontrol lanjutan dalam masa pemulihan penting bagi keberhasilan dan akan menambah biaya total.
6

Pemeriksaan & penunjang pra-operasi

Penilaian seperti X-ray, MRI, serta konsultasi menjelang operasi juga berkontribusi pada total biaya.
Financial Support Available

Asuransi & Pembiayaan

Di Singapura, pasien bisa memanfaatkan MediSave, MediShield Life atau Integrated Shield Plan untuk menutupi sebagian biaya medis tergantung kelayakan serta cakupan asuransi. Saat konsultasi, dokter akan menginformasikan estimasi biaya yang lebih spesifik sesuai diagnosis, rencana perawatan, dan fasilitas yang Anda pilih.

Membimbing Anda Menuju Pemulihan

Pulihkan Fungsi Bahu di HC Orthopaedic Surgery

HC Orthopaedic Surgery Group Photo

Keluhan nyeri bahu lama, kelemahan, atau ketidakstabilan yang dibiarkan dapat membatasi aktivitas harian dan menurunkan kualitas hidup Anda. Pemeriksaan dini membantu dokter menemukan penyebab dan menyarankan terapi tepat sebelum kondisi memburuk. Jika terapi konservatif tidak berhasil, tindakan minimal invasif seperti artroskopi bahu dapat mengatasi masalah struktural dalam sendi, mengurangi keluhan, serta mendukung pemulihan fungsi bahu.

HC Orthopaedic Surgery Logo

Tim Khusus Kami

Di HC Orthopaedic Surgery, pasien menerima perawatan khusus untuk berbagai masalah bahu, mulai cedera rotator cuff, robekan labrum, instabilitas bahu, hingga degenerasi sendi. Tim terdiri dari Dr Henry Chan, Dr Nicholas Yeoh, Dr Toon Dong Hao, dan Dr Tang Zhi Hao. Dr Toon secara khusus telah menjalani pelatihan lanjutan di Sydney, Australia untuk operasi bahu dan siku. Pasien didampingi mulai dari pemeriksaan hingga rehabilitasi agar bisa kembali beraktivitas harian dan olahraga dengan aman.

Pertanyaan Anda Terjawab

Pertanyaan Umum (FAQ) tentang Artroskopi Bahu

Berapa lama saya harus absen kerja setelah artroskopi bahu?

Durasi absen kerja tergantung pada jenis pekerjaan Anda. Untuk pekerjaan kantor yang ringan, beberapa pasien bisa kembali dalam 1-2 minggu, terutama jika lengan tetap disangga dengan sling. Jika pekerjaan menuntut angkat berat atau aktivitas di atas kepala, pemulihan bisa butuh 3-4 bulan sebelum kembali penuh.

Apakah saya bisa tidur nyaman setelah artroskopi bahu?

Pada beberapa minggu awal pasca operasi, tidur dapat terasa kurang nyaman. Banyak pasien merasa lebih nyaman tidur setengah duduk, misal di kursi malas atau dengan bantal menyangga tubuh atas. Menopang lengan yang dioperasi dengan bantal juga membantu mengurangi beban bahu.

Bolehkah saya melepas sling saat mandi atau berpakaian?

Umumnya, pasien boleh melepas sling sesaat untuk mandi atau berganti baju. Tapi, pastikan lengan tetap dekat badan dan hindari mengangkat sendiri. Dokter akan memberikan petunjuk aman untuk aktivitas harian selama pemulihan.

Kapan saya bisa mulai menyetir lagi setelah artroskopi bahu?

Biasanya, pasien tidak dianjurkan menyetir selama memakai sling atau gerak bahu masih terbatas. Menyetir dapat dilakukan setelah lengan pulih dikendalikan dengan baik dan tidak lagi mengonsumsi obat pereda nyeri kuat. Konsultasikan ke dokter kapan waktu tepat kembali menyetir.

Apakah artroskopi bahu meninggalkan bekas/bopeng yang terlihat?

Artroskopi memakai sayatan sangat kecil, biasanya hanya beberapa milimeter. Bekas luka biasanya sembuh baik dan hampir tak tampak dibanding operasi terbuka.

Apakah artroskopi bahu bisa mengatasi radang sendi (arthritis)?

Artroskopi bisa membantu mengurangi gejala kerusakan sendi tahap awal dengan mengangkat jaringan yang meradang atau lepas. Namun, prosedur ini tidak dapat membalikkan arthritis yang sudah berat. Untuk kerusakan berat, operasi penggantian sendi mungkin dipertimbangkan.

Apakah masalah bahu bisa kambuh setelah artroskopi?

Mayoritas pasien mendapat perbaikan jangka panjang, namun beberapa kondisi bisa kambuh tergantung cedera asal, aktivitas, dan kepatuhan rehabilitasi. Mengikuti saran fisioterapis dan membatasi beban bahu penting untuk hasil optimal.
Spesialis Ortopedi kami

Temui Tim Spesialis Kami

Tim kami terdiri dari Dr Henry Chan, Dr Nicholas Yeoh, Dr Toon Dong Hao, dan Dr Tang Zhi Hao — ahli bedah ortopedi berpengalaman dengan pengalaman subspesialisasi dan pendekatan perawatan yang berpusat pada pasien.
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Henry Chan

Dr Henry Chan

Direktur Medis & Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Henry Chan adalah ahli bedah ortopedi berpengalaman yang berspesialisasi dalam penggantian sendi dan operasi revisi kompleks. Terlatih di Helios Endo-Klinik yang terkenal di Jerman di bawah beasiswa MOH HMDP, ia telah melakukan lebih dari 1,000 penggantian sendi dan berspesialisasi dalam teknik penggantian sendi berbantuan komputer dan robotik untuk hasil yang presisi.

Tentang Dr Chan
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Nicholas Yeoh

Dr Nicholas Yeoh

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBChB (Edinburgh), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Nicholas Yeoh adalah spesialis ortopedi yang diakreditasi MOH dan Fellow dari Royal College of Surgeons of Edinburgh. Terlatih fellowship dalam rekonstruksi pinggul dan lutut di Sydney di bawah beasiswa MOH HMDP, ia berspesialisasi dalam penggantian sendi minim invasif, operasi robotik, dan teknik lanjutan yang meningkatkan pemulihan serta hasil operasi.

Tentang Dr Yeoh
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Toon Dong Hao

Dr Toon Dong Hao

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBChB (Leeds), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Toon Dong Hao adalah ahli bedah ortopedi yang terampil dan Fellow dari Royal College of Surgeons of Edinburgh. Terlatih fellowship dalam Bedah Bahu dan Siku Lanjutan di Sydney di bawah beasiswa MOH HMDP, Dr Toon berspesialisasi dalam cedera olahraga, operasi arthroscopic dan prosedur kompleks pada bahu, siku dan lutut untuk mengembalikan fungsi dan mobilitas.

Tentang Dr Toon
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Tang Zhi Hao

Dr Tang Zhi Hao

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)

Dr Tang Zhi Hao adalah ahli bedah ortopedi yang terlatih fellowship dan berspesialisasi dalam kondisi kaki dan pergelangan. Ia menyelesaikan fellowship Bedah Kaki dan Pergelangan di Severance Hospital, Yonsei University Health System di Seoul di bawah Prof. Jin Woo Lee. Sebelum praktik swasta, ia menjabat sebagai Konsultan dan Wakil Kepala Bedah Ortopedi di Khoo Teck Puat Hospital.

Tentang Dr Tang
HC Orthopaedic Surgery Logo
Hubungi kami
Silakan menghubungi klinik masing-masing menggunakan nomor di bawah ini.
Mount Elizabeth Orchard Medical Centre
Tel :  6732 8848
Mount Elizabeth Novena Specialist Centre
Tel :  6950 4828
Gleneagles Medical Centre
Tel :  6265 1088
Parkway East Medical Centre
Tel :  6786 1838
HC Orthopaedic Surgery Logo
Hubungi Dokter Kami
Silakan menghubungi dokter kami langsung melalui WhatsApp di bawah ini.
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Henry Chan
Dr Henry Chan
WhatsApp :  9755 5366
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Nicholas Yeoh
Dr Nicholas Yeoh
WhatsApp :  9723 0488
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Toon Dong Hao
Dr Toon Dong Hao
WhatsApp :  8035 8388
Ahli Bedah Ortopedi, Dr Tang Zhi Hao
Dr Tang Zhi Hao
WhatsApp :  8972 2388