Artroskopi Bahu
di Singapura






Nyeri bahu dapat menyebabkan berbagai gerakan harian seperti mengangkat lengan, menjangkau ke atas, atau membawa barang menjadi lebih sulit. Beberapa orang juga dapat mengalami gejala seperti bunyi klik, tersangkut, atau kelemahan di bahu, yang dapat mengganggu kerja, olahraga, dan aktivitas sehari-hari.
Jika gejala ini tetap muncul meski sudah menjalani istirahat, fisioterapi, atau pengobatan, pemeriksaan lanjutan mungkin perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab dasarnya. Dalam beberapa kasus, artroskopi bahu dapat direkomendasikan untuk mendiagnosis dan mengatasi masalah pada sendi bahu. Prosedur minimal invasif ini memungkinkan dokter menangani kondisi bahu tertentu, serta bertujuan mengurangi nyeri, meningkatkan mobilitas, dan mendukung pemulihan aktivitas normal.
Kondisi yang Ditangani
Artroskopi bahu adalah prosedur operasi minimal invasif yang digunakan untuk diagnosis dan memperbaiki masalah dalam sendi bahu. Selama prosedur, kamera kecil yang disebut artroskop dimasukkan melalui sayatan kecil, sehingga dokter dapat melihat struktur sendi melalui monitor dan menggunakan instrumen khusus untuk memperbaiki atau mengangkat jaringan yang rusak.
Sendi bahu terdiri dari tulang, tulang rawan, ligamen, dan tendon yang saling bekerja sama untuk memungkinkan gerak luas. Jika struktur ini cedera atau rusak, pasien bisa mengalami nyeri, kelemahan, ketidakstabilan, atau penurunan mobilitas. Artroskopi bahu memungkinkan dokter bedah mengatasi masalah tersebut dengan sayatan lebih kecil dibandingkan operasi terbuka tradisional.
Artroskopi biasanya dipertimbangkan ketika gejala tetap ada setelah terapi fisik, obat-obatan, atau modifikasi aktivitas. Anda mungkin kandidat yang tepat jika mengalami salah satu dari berikut:

Kondisi yang Ditangani
Apa itu Artroskopi Bahu & Siapa yang Membutuhkannya?
Artroskopi bahu adalah prosedur operasi minimal invasif yang digunakan untuk diagnosis dan memperbaiki masalah dalam sendi bahu. Selama prosedur, kamera kecil yang disebut artroskop dimasukkan melalui sayatan kecil, sehingga dokter dapat melihat struktur sendi melalui monitor dan menggunakan instrumen khusus untuk memperbaiki atau mengangkat jaringan yang rusak.
Sendi bahu terdiri dari tulang, tulang rawan, ligamen, dan tendon yang saling bekerja sama untuk memungkinkan gerak luas. Jika struktur ini cedera atau rusak, pasien bisa mengalami nyeri, kelemahan, ketidakstabilan, atau penurunan mobilitas. Artroskopi bahu memungkinkan dokter bedah mengatasi masalah tersebut dengan sayatan lebih kecil dibandingkan operasi terbuka tradisional.
Artroskopi biasanya dipertimbangkan ketika gejala tetap ada setelah terapi fisik, obat-obatan, atau modifikasi aktivitas. Anda mungkin kandidat yang tepat jika mengalami salah satu dari berikut:
- Mengalami cedera rotator cuff yang menimbulkan nyeri/kelemahan bahu
- Mengalami shoulder impingement sehingga bahu nyeri saat menggerakkan lengan
- Memiliki robekan labrum seperti SLAP tear yang memengaruhi stabilitas bahu
- Mengalamiketidakstabilan atau dislokasi bahu berulang
- Memiliki jaringan sendi bahu yang meradang atau rusak
- Terdapat fragmen tulang rawan/tulang yang longgar dalam sendi bahu
Jika hasil pemeriksaan penunjang dan evaluasi klinis menunjukkan kondisi bahu dapat diobati, artroskopi bahu dapat membantu mengurangi nyeri, meningkatkan fungsi, dan mendukung kembali ke aktivitas sehari-hari.
Apa yang Diharapkan dari Artroskopi Bahu
Artroskopi bahu biasanya melibatkan persiapan matang, tindakan bedah minimal invasif, dan proses rehabilitasi terstruktur untuk mendukung penyembuhan dan memulihkan fungsi bahu.
Persiapan Sebelum Artroskopi Bahu
- Mengoptimalkan kondisi medis seperti diabetes/hipertensi
- Berhenti sementara obat tertentu sesuai petunjuk dokter
- Berpuasa sesuai waktu yang ditentukan sebelum operasi
- Menyiapkan bantuan di rumah pada masa awal pemulihan
Gambaran Prosedur Artroskopi Bahu
- Kamera kecil dimasukkan untuk melihat rongga sendi bahu dengan jelas
- Cairan steril dimasukkan untuk memperluas ruang sendi
- Jaringan, tendon, atau tulang rawan yang rusak diperbaiki atau diangkat
- Jaringan yang meradang diobati untuk mengurangi nyeri dan memperbaiki fungsi
- Sayatan kecil ditutup serta dilapisi untuk melindungi bekas luka
Masa Pemulihan dan Rehabilitasi
- Menggunakan sling untuk menyanggah bahu di awal pemulihan
- Memulai fisioterapi bertahap demi mengembalikan gerak & kekuatan bahu
- Mengonsumsi obat sesuai resep untuk mengendalikan rasa sakit
- Menjalani kontrol lanjutan untuk memantau proses penyembuhan
Manfaat Perawatan
Bagaimana Artroskopi Bahu Meningkatkan Fungsi Bahu?
Artroskopi bahu dirancang untuk memperbaiki masalah struktural pada sendi bahu namun tetap meminimalkan kerusakan pada jaringan sekitar. Teknik minimal invasif ini memberikan beberapa keuntungan, antara lain:
Nyeri Pasca Operasi Lebih Minim
Karena luka sayatan yang kecil dan minim gangguan pada jaringan sekitar, kebanyakan pasien merasakan nyeri lebih ringan dibanding prosedur terbuka.
Pemulihan & Rehabilitasi Lebih Cepat
Struktur bahu yang utuh membuat pasien bisa mulai fisioterapi lebih dini dan mempercepat pemulihan fungsi.
Risiko Komplikasi Lebih Rendah
Teknik minimal invasif umumnya menurunkan risiko infeksi, pendarahan, dan kerusakan jangka panjang pada jaringan.
Stabilitas Sendi Meningkat
Perbaikan struktur seperti rotator cuff maupun labrum secara artroskopi bisa memulihkan stabilitas dan menurunkan kemungkinan cedera ulang/kerusakan sendi lanjutan.
Memahami Risiko
Risiko & Komplikasi Artroskopi Bahu
Sama seperti prosedur operasi lainnya, artroskopi bahu memiliki risiko tertentu. Dokter akan menjelaskan seluruh potensi masalah dan upaya antisipasi sebelum tindakan.
Meskipun umumnya aman, risikonya meliputi:
- Infeksi di luka sayatan/sendi bahu
- Pendarahan atau pembekuan darah
- Iritasi/mati rasa saraf di bahu secara sementara
- Nyeri/kaku menetap setelah operasi
- Kerusakan struktur sekitar seperti tulang rawan/tendon/ligamen
- Cairan menumpuk atau bengkak di sendi
Kepatuhan pada petunjuk perawatan dan rehabilitasi serta kontrol rutin membantu menurunkan risiko. Kontrol secara berkala memungkinkan pemantauan dan penanganan masalah sejak dini.
Biaya Artroskopi Bahu di Singapura
Biaya artroskopi bahu di Singapura bervariasi tergantung prosedur, fasilitas rumah sakit, dan kondisi masing-masing pasien. Faktor-faktor ini memengaruhi total biaya pengobatan hingga proses pemulihan.
Faktor Utama Biaya
Faktor-faktor utama yang memengaruhi biaya artroskopi bahu antara lain:
Jenis & tingkat kompleksitas prosedur
Rumah sakit atau fasilitas operasi
Keahlian & biaya dokter bedah
Durasi rawat inap
Rehabilitasi pasca operasi
Pemeriksaan & penunjang pra-operasi

Asuransi & Pembiayaan
Di Singapura, pasien bisa memanfaatkan MediSave, MediShield Life atau Integrated Shield Plan untuk menutupi sebagian biaya medis tergantung kelayakan serta cakupan asuransi. Saat konsultasi, dokter akan menginformasikan estimasi biaya yang lebih spesifik sesuai diagnosis, rencana perawatan, dan fasilitas yang Anda pilih.
Pulihkan Fungsi Bahu di HC Orthopaedic Surgery
Keluhan nyeri bahu lama, kelemahan, atau ketidakstabilan yang dibiarkan dapat membatasi aktivitas harian dan menurunkan kualitas hidup Anda. Pemeriksaan dini membantu dokter menemukan penyebab dan menyarankan terapi tepat sebelum kondisi memburuk. Jika terapi konservatif tidak berhasil, tindakan minimal invasif seperti artroskopi bahu dapat mengatasi masalah struktural dalam sendi, mengurangi keluhan, serta mendukung pemulihan fungsi bahu.

Pulihkan Fungsi Bahu di HC Orthopaedic Surgery
Keluhan nyeri bahu lama, kelemahan, atau ketidakstabilan yang dibiarkan dapat membatasi aktivitas harian dan menurunkan kualitas hidup Anda. Pemeriksaan dini membantu dokter menemukan penyebab dan menyarankan terapi tepat sebelum kondisi memburuk. Jika terapi konservatif tidak berhasil, tindakan minimal invasif seperti artroskopi bahu dapat mengatasi masalah struktural dalam sendi, mengurangi keluhan, serta mendukung pemulihan fungsi bahu.
Tim Khusus Kami
Di HC Orthopaedic Surgery, pasien menerima perawatan khusus untuk berbagai masalah bahu, mulai cedera rotator cuff, robekan labrum, instabilitas bahu, hingga degenerasi sendi. Tim terdiri dari Dr Henry Chan, Dr Nicholas Yeoh, Dr Toon Dong Hao, dan Dr Tang Zhi Hao. Dr Toon secara khusus telah menjalani pelatihan lanjutan di Sydney, Australia untuk operasi bahu dan siku. Pasien didampingi mulai dari pemeriksaan hingga rehabilitasi agar bisa kembali beraktivitas harian dan olahraga dengan aman.
Pertanyaan Umum (FAQ) tentang Artroskopi Bahu
Berapa lama saya harus absen kerja setelah artroskopi bahu?
Apakah saya bisa tidur nyaman setelah artroskopi bahu?
Bolehkah saya melepas sling saat mandi atau berpakaian?
Kapan saya bisa mulai menyetir lagi setelah artroskopi bahu?
Apakah artroskopi bahu meninggalkan bekas/bopeng yang terlihat?
Apakah artroskopi bahu bisa mengatasi radang sendi (arthritis)?
Apakah masalah bahu bisa kambuh setelah artroskopi?
Temui Tim Spesialis Kami

Dr Henry Chan
Direktur Medis & Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Dr Henry Chan adalah ahli bedah ortopedi berpengalaman yang berspesialisasi dalam penggantian sendi dan operasi revisi kompleks. Terlatih di Helios Endo-Klinik yang terkenal di Jerman di bawah beasiswa MOH HMDP, ia telah melakukan lebih dari 1,000 penggantian sendi dan berspesialisasi dalam teknik penggantian sendi berbantuan komputer dan robotik untuk hasil yang presisi.

Dr Nicholas Yeoh
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBChB (Edinburgh), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Dr Nicholas Yeoh adalah spesialis ortopedi yang diakreditasi MOH dan Fellow dari Royal College of Surgeons of Edinburgh. Terlatih fellowship dalam rekonstruksi pinggul dan lutut di Sydney di bawah beasiswa MOH HMDP, ia berspesialisasi dalam penggantian sendi minim invasif, operasi robotik, dan teknik lanjutan yang meningkatkan pemulihan serta hasil operasi.

Dr Toon Dong Hao
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBChB (Leeds), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Dr Toon Dong Hao adalah ahli bedah ortopedi yang terampil dan Fellow dari Royal College of Surgeons of Edinburgh. Terlatih fellowship dalam Bedah Bahu dan Siku Lanjutan di Sydney di bawah beasiswa MOH HMDP, Dr Toon berspesialisasi dalam cedera olahraga, operasi arthroscopic dan prosedur kompleks pada bahu, siku dan lutut untuk mengembalikan fungsi dan mobilitas.

Dr Tang Zhi Hao
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Dr Tang Zhi Hao adalah ahli bedah ortopedi yang terlatih fellowship dan berspesialisasi dalam kondisi kaki dan pergelangan. Ia menyelesaikan fellowship Bedah Kaki dan Pergelangan di Severance Hospital, Yonsei University Health System di Seoul di bawah Prof. Jin Woo Lee. Sebelum praktik swasta, ia menjabat sebagai Konsultan dan Wakil Kepala Bedah Ortopedi di Khoo Teck Puat Hospital.



