Logo HC Orthopaedic

Mengapa Pinggul Saya Sakit Saat Berjalan atau Duduk?

Juni 2026
Hiasan Banner Utama
Dokter Bedah Ortopedi, Dr. Henry Chan
Dr. Henry Chan
Direktur Medis & Konsultan Senior Ahli Bedah Ortopedi
MBBS (Singapura), MRCS (Edinburgh), MMed (Bedah Ortopedi), FRCS (Edinburgh)
Dokter Bedah Ortopedi, Dr Nicholas Yeoh
Dr Nicholas Yeoh
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBChB (Edinburgh), MRCS (Edinburgh), MMed (Bedah Ortopedi), FRCS (Edinburgh)
Dokter Bedah Ortopedi, Dr Toon Dong Hao
Dr Toon Dong Hao
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBChB (Leeds), MRCS (Edinburgh), MMed (Bedah Ortopedi), FRCS (Edinburgh)
Dokter Bedah Ortopedi, Dr Tang Zhi Hao
Dr Tang Zhi Hao
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBBS (Singapura), MRCS (Edinburgh), MMed (Bedah Ortopedi), FRCS (Edinburgh)
Mengapa Pinggul Saya Sakit Saat Berjalan atau Duduk?
Foto close-up seorang pria yang mengalami nyeri pinggul saat berjalan

Nyeri pinggul saat berjalan atau duduk dapat disebabkan oleh berbagai macam kondisi, mulai dari ketegangan otot ringan hingga masalah sendi atau tendon yang lebih serius. Gejalanya dapat bervariasi tergantung pada masalah yang mendasarinya dan dapat mencakup kekakuan, kelemahan, berkurangnya kelenturan, atau nyeri yang semakin parah saat beraktivitas.

Karena pinggul memainkan peran penting dalam gerakan dan menopang beban tubuh, rasa tidak nyaman yang terus-menerus sebaiknya tidak diabaikan. Memahami penyebab umum nyeri pinggul dapat membantu menentukan pengobatan dan proses pemulihan yang tepat.

Poin-Poin Penting

  • Nyeri pinggul saat berjalan atau duduk mungkin disebabkan oleh ketegangan otot, artritis, bursitis, cedera tendon, atau gangguan yang berkaitan dengan saraf.
  • Gejala-gejala seperti kekakuan, berkurangnya kemampuan bergerak, sensasi bunyi klik, atau nyeri yang semakin parah saat bergerak dapat membantu mengidentifikasi penyebab yang mendasarinya.
  • Nyeri pinggul ringan mungkin dapat membaik dengan istirahat, penyesuaian postur tubuh, latihan peregangan, dan mengurangi aktivitas yang memberikan beban berlebihan pada sendi.
  • Nyeri pinggul yang terus-menerus atau semakin parah sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika hal itu mengganggu aktivitas berjalan, duduk, tidur, atau kegiatan sehari-hari.
  • Pemeriksaan medis dini dapat membantu mengidentifikasi penyebab nyeri pinggul serta mendukung pengobatan dan pemulihan yang lebih efektif.

Apa Penyebab Nyeri Pinggul Saat Berjalan atau Duduk?

Nyeri pinggul saat berjalan atau duduk dapat timbul akibat peradangan, cedera akibat penggunaan berlebihan, keausan sendi, ketegangan otot, atau kondisi yang memengaruhi saraf dan jaringan lunak di sekitarnya. Penyebab pastinya sering kali bergantung pada lokasi rasa nyeri tersebut dan apakah gejalanya memburuk saat bergerak, duduk dalam waktu lama, atau melakukan aktivitas fisik.

Bursitis Pinggul

Bursitis pinggul terjadi ketika kantung berisi cairan yang berfungsi sebagai bantalan sendi pinggul mengalami peradangan. Kondisi ini umumnya dikaitkan dengan gerakan berulang, tekanan yang berkepanjangan pada pinggul, atau cedera akibat penggunaan berlebihan.

Gejala yang umum meliputi:

  • Nyeri di bagian luar pinggul
  • Nyeri yang semakin parah saat berjalan atau menaiki tangga
  • Rasa nyeri saat berbaring di sisi yang terkena
  • Rasa tidak nyaman setelah duduk dalam waktu lama

Radang sendi

Artritis yang menyerang sendi pinggul dapat menyebabkan peradangan, kekakuan, dan degenerasi sendi secara bertahap seiring berjalannya waktu. Osteoartritis merupakan salah satu penyebab paling umum nyeri pinggul pada lansia.

Gejala yang umum meliputi:

  • Kekakuan sendi, terutama di pagi hari
  • Nyeri saat berjalan atau berdiri
  • Batas gerak yang berkurang
  • Kesulitan duduk atau berdiri dengan nyaman

Regangan Otot atau Tendon

Otot atau tendon di sekitar pinggul yang tegang dapat terjadi akibat cedera olahraga, penggunaan berlebihan, atau peningkatan aktivitas fisik yang mendadak.

Gejala yang umum meliputi:

  • Nyeri yang terasa seperti pegal atau tertarik di sekitar pinggul
  • Nyeri yang semakin parah saat bergerak
  • Otot kaku atau lemah
  • Rasa tidak nyaman setelah berolahraga atau aktivitas yang berlangsung lama

Robekan Labrum Pinggul

Robekan labral pinggul merupakan kerusakan pada tulang rawan yang mengelilingi mangkuk pinggul. Kondisi ini dapat terjadi akibat cedera olahraga, gerakan berulang, atau kelainan struktural pada sendi pinggul.

Gejala yang umum meliputi:

  • Nyeri hebat di pinggul atau selangkangan
  • Sensasi seperti bunyi klik atau terkunci
  • Kekakuan atau ketidakstabilan
  • Nyeri saat berjalan atau duduk

Sciatica atau Iritasi Saraf

Iritasi saraf yang menyerang punggung bawah atau panggul terkadang dapat menyebabkan nyeri yang menjalar ke pinggul dan kaki. Duduk dalam waktu lama dapat memperburuk gejala pada beberapa orang.

Gejala yang umum meliputi:

  • Rasa sakit yang seperti terbakar atau menusuk
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Nyeri yang menjalar ke kaki
  • Rasa lemas atau tidak nyaman saat duduk dalam waktu lama

Bagaimana Cara Meredakan Nyeri Pinggul di Rumah?

Nyeri pinggul ringan mungkin dapat membaik dengan istirahat, penyesuaian aktivitas, dan pengurangan beban pada sendi pinggul. Namun, pengobatan yang paling efektif sering kali bergantung pada penyebab dasarnya serta apakah gejala tersebut terkait dengan peradangan, penggunaan berlebihan, atau kondisi yang berkaitan dengan sendi.

Mengistirahatkan pinggul yang mengalami masalah dan menghindari aktivitas yang memperparah gejala dapat membantu mengurangi iritasi dan peradangan. Olahraga berdampak tinggi, berjalan dalam waktu lama, atau gerakan berulang dapat menimbulkan tekanan tambahan pada pinggul dan otot-otot di sekitarnya.

Mengompres dengan es setelah beraktivitas dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa tidak nyaman, sementara terapi panas terkadang dapat meredakan kekakuan dan ketegangan otot. Beberapa orang mungkin merasakan manfaatnya dengan bergantian menggunakan kedua metode tersebut, tergantung pada gejala yang dialami.

Memperbaiki postur duduk dan menghindari duduk dalam waktu lama juga dapat membantu mengurangi tekanan di sekitar pinggul dan punggung bawah. Menggunakan kursi yang menopang tubuh dengan baik serta mengubah posisi duduk secara teratur dapat meminimalkan kekakuan sepanjang hari.

Latihan peregangan dan penguatan yang ringan dapat meningkatkan kelenturan serta dukungan otot di sekitar sendi pinggul seiring berjalannya waktu. Menjaga berat badan yang sehat juga dapat mengurangi beban yang ditanggung oleh pinggul saat berjalan dan melakukan aktivitas sehari-hari lainnya.

Kapan Anda Harus Mengunjungi Dokter Jika Mengalami Nyeri Pinggul?

Meskipun nyeri pinggul ringan mungkin membaik dengan istirahat dan penyesuaian aktivitas, gejala yang terus-menerus atau semakin parah tidak boleh diabaikan. Beberapa kondisi yang memengaruhi sendi pinggul, otot-otot di sekitarnya, atau saraf dapat menjadi lebih sulit diobati jika tidak ditangani seiring berjalannya waktu.

Anda sebaiknya mempertimbangkan untuk memeriksakan diri ke dokter jika:

  • Nyeri pinggul tetap berlanjut meskipun sudah beristirahat atau menjalani perawatan di rumah
  • Berjalan, berdiri, atau duduk menjadi semakin sulit
  • Anda mengalami kekakuan atau berkurangnya rentang gerak
  • Rasa sakit tersebut mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari
  • Anda merasakan bunyi klik, kaku, atau ketidakstabilan pada pinggul
  • Gejala muncul setelah terjatuh, cedera olahraga, atau gerakan mendadak
  • Rasa kebas, kesemutan, atau kelemahan muncul di pinggul atau kaki

Pemeriksaan medis dapat mencakup pemeriksaan fisik, tes pencitraan seperti rontgen atau pemindaian MRI, serta penilaian terhadap gerakan pinggul saat berjalan dan melakukan aktivitas lainnya. Mengidentifikasi penyebab dasarnya sejak dini dapat membantu mencegah kerusakan sendi lebih lanjut dan mendukung hasil pengobatan yang lebih efektif.

Seorang spesialis sedang mendiskusikan pengobatan nyeri pinggul dengan seorang pasien

Mendapatkan Perawatan yang Disesuaikan dan Profesional untuk Nyeri Pinggul

Nyeri pinggul saat berjalan atau duduk dapat berkisar dari ketegangan otot ringan hingga kondisi sendi atau tendon yang lebih serius yang memengaruhi mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Meskipun beberapa kasus membaik dengan istirahat dan penyesuaian aktivitas, gejala yang menetap atau semakin parah sebaiknya dievaluasi sedini mungkin untuk membantu mencegah komplikasi lebih lanjut. Melakukan pemeriksaan medis tepat waktu dapat membantu mengidentifikasi penyebab yang mendasari dan mendukung rencana pemulihan yang lebih efektif.

Di HC Orthopaedic , pasien mendapatkan perawatan komprehensif untuk nyeri pinggul, cedera olahraga, dan kondisi ortopedi lainnya yang memengaruhi gerakan serta aktivitas sehari-hari. Tim ini terdiri dari Dr Henry Chan, Dr Nicholas Yeoh, Dr Toon Dong Hao, serta Dr Tang Zhi Hao, menyediakan rencana perawatan yang disesuaikan secara individual dengan kondisi, gaya hidup, dan tujuan pemulihan masing-masing pasien. Dengan pengalaman dalam penanganan non-bedah maupun teknik bedah modern, termasuk prosedur invasif minimal dan prosedur yang menghemat otot jika diperlukan, perawatan difokuskan pada peningkatan mobilitas, meredakan nyeri, dan mendukung pemulihan jangka panjang. Jika nyeri pinggul memengaruhi kemampuan Anda untuk berjalan, duduk dengan nyaman, atau tetap aktif, mencari penilaian spesialis sedini mungkin dapat membantu mencegah gejala semakin memburuk.

Membimbing Anda Menuju Pemulihan

Kapan Harus Mencari Perawatan dari Spesialis untuk Cedera Akibat Bermain Pickleball

Foto Kelompok HC Orthopaedic
Nyeri yang berkepanjangan, pembengkakan, ketidakstabilan sendi, atau kesulitan kembali beraktivitas normal setelah mengalami cedera saat bermain pickleball tidak boleh diabaikan. Meskipun cedera ringan mungkin membaik dengan istirahat dan rehabilitasi, gejala yang terus berlanjut dapat menandakan cedera yang lebih serius yang melibatkan tendon, ligamen, tulang rawan, atau sendi. Pemeriksaan dini oleh spesialis ortopedi dapat membantu mengidentifikasi masalah yang mendasari, mencegah kerusakan lebih lanjut, dan memastikan pengobatan yang tepat sebelum kondisi semakin memburuk.
Logo HC Orthopaedic
Tim Ahli Kami

Di HC Orthopaedic , penanganan cedera olahraga ditangani oleh Dr Henry Chan, Dr Nicholas Yeoh, Dr Toon Dong Hao dan Dr Tang Zhi Hao. Tim ini menangani berbagai macam kondisi terkait olahraga, termasuk cedera ligamen, masalah tendon, nyeri sendi, dan cedera akibat penggunaan berlebihan, dengan rencana perawatan yang disesuaikan dengan tingkat aktivitas dan tujuan pemulihan masing-masing pasien. Mulai dari perawatan non-bedah hingga perawatan bedah lanjutan jika diperlukan, perawatan difokuskan untuk mendukung pemulihan yang aman dan mobilitas jangka panjang. Jika gejala Anda tidak membaik atau memengaruhi kemampuan Anda untuk tetap aktif, silakan buat janji konsultasi dengan spesialis untuk penilaian terperinci dan rencana perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Jawaban atas Pertanyaan Anda

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) Mengenai Nyeri Pinggul

Apakah saya sebaiknya berolahraga jika pinggul saya sakit?

Gerakan yang lembut dan latihan berdampak rendah mungkin dapat membantu meningkatkan kelenturan dan mengurangi kekakuan dalam beberapa kasus. Namun, aktivitas yang memperparah rasa sakit sebaiknya dihindari, terutama jika gejalanya parah atau terkait dengan cedera.

Apakah nyeri pinggul bisa lebih terasa di satu sisi daripada sisi lainnya?

Ya, nyeri pinggul sering kali terasa lebih jelas di satu sisi, tergantung pada kondisi yang mendasari, postur tubuh, pola berjalan, atau cedera sebelumnya. Beberapa kondisi juga dapat menyebabkan nyeri yang menjalar ke selangkangan, paha, atau punggung bawah.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar nyeri pinggul sembuh?

Waktu pemulihan bergantung pada penyebab yang mendasari dan tingkat keparahan kondisi tersebut. Ketegangan otot ringan mungkin membaik dalam beberapa minggu, sedangkan cedera sendi atau kondisi kronis mungkin memerlukan pengobatan dan rehabilitasi jangka panjang.
Para Spesialis Ortopedi Kami

Temui Para Spesialis Cedera Olahraga Kami di Singapura

Tim kami terdiri dari Dr Henry Chan, Dr Nicholas Yeoh, Dr Toon Dong Hao, dan Dr Tang Zhi Hao para ahli bedah ortopedi berpengalaman yang memiliki keahlian di bidang subspesialisasi serta menerapkan pendekatan perawatan yang berpusat pada pasien.

Dokter Bedah Ortopedi, Dr. Henry Chan

Dr. Henry Chan

Direktur Medis & Konsultan Senior Ahli Bedah Ortopedi

MBBS (Singapura), MRCS (Edinburgh), MMed (Bedah Ortopedi), FRCS (Edinburgh)

Dr. Henry Chan adalah seorang ahli bedah ortopedi berpengalaman yang mengkhususkan diri dalam penggantian sendi dan operasi revisi kompleks. Ia menempuh pendidikan di Helios Endo-Klinik yang terkenal di Jerman melalui beasiswa MOH HMDP, dan telah melakukan lebih dari 1.000 prosedur penggantian sendi. Ia mengkhususkan diri dalam teknik penggantian sendi yang dibantu komputer dan robotik untuk hasil yang presisi.

Tentang Dr. Chan
Dokter Bedah Ortopedi, Dr Nicholas Yeoh

Dr Nicholas Yeoh

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBChB (Edinburgh), MRCS (Edinburgh), MMed (Bedah Ortopedi), FRCS (Edinburgh)

Dr Nicholas Yeoh seorang spesialis ortopedi yang terakreditasi oleh Kementerian Kesehatan (MOH) dan Fellow dari Royal College of Surgeons of Edinburgh. Setelah menyelesaikan program fellowship dalam bidang rekonstruksi pinggul dan lutut di Sydney melalui beasiswa HMDP dari Kementerian Kesehatan (MOH), beliau mengkhususkan diri dalam penggantian sendi dengan metode minimal invasif, bedah robotik, serta teknik-teknik canggih yang mempercepat pemulihan dan meningkatkan hasil bedah.

Tentang Dr. Yeoh
Dokter Bedah Ortopedi, Dr Toon Dong Hao

Dr Toon Dong Hao

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBChB (Leeds), MRCS (Edinburgh), MMed (Bedah Ortopedi), FRCS (Edinburgh)

Dr Toon Dong Hao seorang ahli bedah ortopedi yang berpengalaman dan Fellow dari Royal College of Surgeons of Edinburgh. Setelah menyelesaikan program fellowship dalam Bedah Bahu dan Siku Tingkat Lanjut di Sydney melalui beasiswa MOH HMDP, Dr. Toon mengkhususkan diri dalam penanganan cedera olahraga, bedah artroskopi, serta prosedur kompleks pada bahu, siku, dan lutut untuk memulihkan fungsi dan mobilitas.

Tentang Dr. Toon
Dokter Bedah Ortopedi, Dr Tang Zhi Hao

Dr Tang Zhi Hao

Konsultan Senior Bedah Ortopedi

MBBS (Singapura), MRCS (Edinburgh), MMed (Bedah Ortopedi), FRCS (Edinburgh)

Dr Tang Zhi Hao seorang ahli bedah ortopedi yang telah menyelesaikan program fellowship dan berspesialisasi dalam gangguan pada kaki dan pergelangan kaki. Ia menyelesaikan program fellowship Bedah Kaki dan Pergelangan Kaki di Rumah Sakit Severance, Yonsei University Health System di Seoul, di bawah bimbingan Profesor Jin Woo Lee. Sebelum membuka praktik swasta, ia menjabat sebagai Konsultan dan Wakil Kepala Bagian Ortopedi di Rumah Sakit Khoo Teck Puat.

Tentang Dr. Tang
Logo HC Orthopaedic
Hubungi Kami
Silakan hubungi klinik yang bersangkutan melalui nomor-nomor di bawah ini.
Pusat Medis Mount Elizabeth Orchard
Telp :  6732 8848
Pusat Spesialis Mount Elizabeth Novena
Telp :  6950 4828
Pusat Kesehatan Gleneagles
Telp :  6265 1088
Pusat Kesehatan Parkway East
Telp :  6786 1838
Logo HC Orthopaedic
Hubungi Dokter Kami
Silakan hubungi dokter kami secara langsung melalui WhatsApp di bawah ini.
Dokter Bedah Ortopedi, Dr. Henry Chan
Dr. Henry Chan
WhatsApp: 9755 5366
Dokter Bedah Ortopedi, Dr Nicholas Yeoh
Dr Nicholas Yeoh
WhatsApp: 9723 0488
Dokter Bedah Ortopedi, Dr Toon Dong Hao
Dr Toon Dong Hao
WhatsApp: 8035 8388
Dokter Bedah Ortopedi, Dr Tang Zhi Hao
Dr Tang Zhi Hao
WhatsApp: 8972 2388