




Bukan Hanya Pakai Gips
Patah tulang terjadi ketika tulang menerima tekanan yang sangat besar hingga akhirnya retak atau patah. Anak-anak dan lansia paling berisiko karena tulangnya lebih rapuh. Atlet juga rentan patah tulang karena tingginya intensitas cedera olahraga yang mereka alami.
Apa pun penyebabnya, patah tulang adalah cedera serius dan harus segera diperiksa di klinik ortopedi. Dokter akan mengembalikan posisi tulang seperti semula, atau melakukan operasi jika perlu. Setelah itu, waktu pemulihan sangat penting—sepenting mengobatinya. Kami akan menjelaskan apa yang perlu kamu lakukan agar proses penyembuhan patah tulang berjalan cepat dan optimal.
Tahapan Penyembuhan
Sebelum membahas pemulihan, mari pahami dulu proses penyembuhan patah tulang. Meski tampak hanya tergips dari luar, di dalam tubuh kamu, tulang sedang menjalani perbaikan sendiri. Jumlah tahap penyembuhan bisa berbeda tergantung parahnya cedera, namun umumnya ada tiga tahapan.
Tahap Inflamasi

Ini adalah fase awal dan dimulai segera setelah patah tulang terjadi. Ketika tulang patah, pembuluh darah di sekitarnya juga pecah, sehingga darah menggumpal dan menyebabkan pembengkakan. Proses ini juga menandakan tubuh untuk memproduksi sel tulang dan tulang rawan baru sebagai bagian dari perbaikan. Sel-sel tulang yang mati akan diserap tubuh kembali. Tahap inflamasi biasanya berlangsung beberapa hari.
Tahap Perbaikan
Tahapan kedua adalah tahap reparatif. Setelah tulang diposisikan kembali oleh dokter, tubuh mulai memperbaiki. Tubuh memproduksi sel tulang dan tulang rawan baru di sekitar area patah. Seperti halnya gips di luar, di dalam juga terbentuk 'gips' alami bernama kallus lunak yang semakin mengeras. Dalam proses ini, pembuluh darah akan tumbuh kembali, dan jaringan tulang baru akan terus terbentuk. Tahap reparatif biasanya berlangsung beberapa minggu.
Tahap Remodelling
Ini adalah fase terakhir. Pada tahap ini, semua kallus dan sel tulang sudah menyatu dan membentuk tulang yang kokoh. Tulang akan menyesuaikan kekuatannya dengan beban yang harus ditanggung. Pada awalnya, bagian patahan mungkin terasa menonjol, namun seiring waktu akan rata lagi seperti semula. Remodelling memakan waktu paling lama—bisa berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.
Merawat Patah Tulang

Setelah tulangmu diperbaiki dan diposisikan ulang, kamu biasanya harus memakai gips agar tulang tidak bergeser. Ini supaya proses penyembuhan berjalan baik selama fase reparatif. Jenis gips tergantung luka—ada yang permanen atau bisa dilepas. Untuk kasus berat, mungkin diperlukan alat logam untuk menahan posisi tulang.
Agar tulang sembuh dengan baik di minggu-minggu awal, kamu harus mengubah kebiasaan. Kurangi gerakan yang tidak perlu dan hindari menahan beban pada bagian yang patah. Karena tulang yang baru rapuh, pergerakan berlebih bisa menghambat pemulihan atau menyebabkan komplikasi. Jika kamu punya osteoporosis, proses penyembuhan bisa lebih lama. Jangan ragu minta bantuan kalau butuh dukungan untuk aktivitas harian. Pastikan area sekitar gips tetap bersih agar tidak terinfeksi. Jika gips terasa menggesek kulit, oleskan pelembap. Jika menggunakan gips lepas-pasang, bersihkan area tersebut dengan hati-hati.
Agar proses penyembuhan makin optimal, pola makan sehat sangat penting. Perbanyak konsumsi kalsium dan vitamin D supaya tulang mendapat nutrisi pembentuk sel baru. Protein juga penting karena membentuk tulang, otot, dan kallus. Jika butuh, konsultasikan ke dokter tentang suplemen tambahan.
Fisioterapi

Setelah berminggu-minggu tidak banyak bergerak, bagian tubuh yang patah akan terasa kaku dan lemah. Ini akibat otot menyusut dan kekuatan tulang berkurang. Supaya pulih kembali, fisio dan olahraga latihan ringan mutlak diperlukan agar kekuatan dan kemampuan bergerak kembali.
Ikuti saran dokter selama proses pemulihan agar tidak terjadi cedera ulang. Biasanya, kamu akan mulai belajar menahan beban di area yang patah secara bertahap lewat latihan khusus. Bisa juga diperlukan alat bantu jalan seperti kruk untuk kaki yang patah. Dokter akan mengevaluasi pemulihan dari perkembangan gerakmu. Klinik ortopedi bisa merekomendasikan pusat rehabilitasi—atau kamu bisa lakukan latihan di rumah sesuai petunjuk.
Wajar jika pada awalnya area yang patah terasa nyeri atau lemas setelah lama tidak digunakan. Namun, tetap lakukan fisioterapi secara rutin untuk mengembalikan kekuatan tulang. Terapis juga bisa melakukan pijatan untuk membantu sirkulasi darah dan melemaskan otot di sekitar area yang sakit.
Pemulihan sama pentingnya dengan tindakan medis pada patah tulang. Segera hubungi kami jika ingin bertanya atau membuat janji, dan kami akan membantu menentukan langkah terbaik bagi penyembuhan kamu.
Temui Tim Spesialis Kami

Dr Henry Chan
Direktur Medis & Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Dr Henry Chan adalah ahli bedah ortopedi berpengalaman yang berspesialisasi dalam penggantian sendi dan operasi revisi kompleks. Terlatih di Helios Endo-Klinik yang terkenal di Jerman di bawah beasiswa MOH HMDP, ia telah melakukan lebih dari 1,000 penggantian sendi dan berspesialisasi dalam teknik penggantian sendi berbantuan komputer dan robotik untuk hasil yang presisi.

Dr Nicholas Yeoh
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBChB (Edinburgh), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Dr Nicholas Yeoh adalah spesialis ortopedi yang diakreditasi MOH dan Fellow dari Royal College of Surgeons of Edinburgh. Terlatih fellowship dalam rekonstruksi pinggul dan lutut di Sydney di bawah beasiswa MOH HMDP, ia berspesialisasi dalam penggantian sendi minim invasif, operasi robotik, dan teknik lanjutan yang meningkatkan pemulihan serta hasil operasi.

Dr Toon Dong Hao
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBChB (Leeds), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Dr Toon Dong Hao adalah ahli bedah ortopedi yang terampil dan Fellow dari Royal College of Surgeons of Edinburgh. Terlatih fellowship dalam Bedah Bahu dan Siku Lanjutan di Sydney di bawah beasiswa MOH HMDP, Dr Toon berspesialisasi dalam cedera olahraga, operasi arthroscopic dan prosedur kompleks pada bahu, siku dan lutut untuk mengembalikan fungsi dan mobilitas.

Dr Tang Zhi Hao
Konsultan Senior Bedah Ortopedi
MBBS (S’pore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orthopaedic Surgery), FRCS (Edinburgh)
Dr Tang Zhi Hao adalah ahli bedah ortopedi yang terlatih fellowship dan berspesialisasi dalam kondisi kaki dan pergelangan. Ia menyelesaikan fellowship Bedah Kaki dan Pergelangan di Severance Hospital, Yonsei University Health System di Seoul di bawah Prof. Jin Woo Lee. Sebelum praktik swasta, ia menjabat sebagai Konsultan dan Wakil Kepala Bedah Ortopedi di Khoo Teck Puat Hospital.



