Apa yang dimaksud dengan Fraktur Metatarsal Kelima?
Patah tulang pada kaki adalah hal yang umum terjadi, dan tidak ada yang lebih sering terjadi daripada patah tulang terluar kaki, yaitu metatarsal kelima, yang menghubungkan ibu jari kaki dengan bagian kaki lainnya. Penempatan metatarsal kelima membuatnya lebih rentan daripada tulang kaki lainnya terhadap ancaman eksternal, dan panjang serta ketipisannya membuatnya rentan terhadap kerusakan, bahkan dari tekanan rutin.
Manakah tiga jenis yang paling umum?
Tiga jenis fraktur metatarsal kelima yang paling umum adalah fraktur poros tengah, fraktur Jones, dan fraktur avulsi.
Fraktur mid-shaft terjadi pada bagian tersempit dari metatarsal kelima, di bagian tengahnya. Fraktur ini hampir selalu merupakan fraktur tekanan, yang dimulai sebagai melemahnya permukaan tulang dan berkembang menjadi patahan kecil yang menembus sebagian atau seluruh tulang. Karena dimulai sebagai cedera ringan sebagai respons terhadap tekanan yang diketahui, patah tulang tengah sering diabaikan atau salah didiagnosis hingga menjadi serius.
Fraktur Jones terjadi sedikit lebih jauh ke belakang pada metatarsal kelima, ke arah pergelangan kaki. Fraktur ini dapat berupa fraktur stres atau fraktur akut yang disebabkan oleh benturan eksternal. Bagian metatarsal kelima ini menerima lebih sedikit darah dibandingkan area lainnya, sehingga membuat fraktur Jones sangat lambat untuk sembuh.
Fraktur avulsi memengaruhi pangkal metatarsal kelima, di dekat hubungannya dengan bagian belakang kaki. Biasanya muncul bersamaan dengan cedera pergelangan kaki, yang dapat menyulitkan diagnosis. Ketika pergelangan kaki terkilir, misalnya setelah terguling, sepotong kecil tulang di bagian belakang metatarsal kelima terkadang terputus oleh otot atau tendon yang melekat dan terlepas.
Apa Saja Gejala Fraktur Metatarsal Kelima?
Sebagian besar fraktur metatarsal kelima menunjukkan gejala yang sama. Ini termasuk rasa sakit dan bengkak, dengan kesulitan berjalan. Perubahan warna juga dapat muncul, meskipun memar tidak selalu menyertai fraktur metatarsal kelima seperti yang cenderung terjadi pada fraktur tulang yang lebih besar.
Dokter bedah yang berspesialisasi dalam masalah kaki dan pergelangan kaki paling siap untuk membuat diagnosis yang tepat. Karena fraktur metatarsal kelima dapat dengan mudah dikacaukan dengan cedera lain, dokter biasanya akan memulai konsultasi dengan menanyakan rincian tentang bagaimana dan kapan gejala mulai muncul sebelum memeriksa kaki secara langsung. Jika dicurigai adanya patah tulang, rontgen akan mengkonfirmasi kemungkinan tersebut atau mengesampingkannya.
Bagaimana Penanganan Fraktur Metatarsal Kelima?
Segera setelah gejala-gejala patah tulang muncul, pasien harus mengobatinya dengan metode RICE yang sudah ada sejak lama:
Istirahatkankaki, hindari semua aktivitas yang tidak perlu
Kompres area yang cedera selama 20 menit, angkatesselama 40 menit dan ulangi
Komprescedera menggunakan perban Ace atau pembungkus elastis
Tinggikankaki di atas ketinggian jantung untuk mengontrol pembengkakan
Jika fraktur dikonfirmasi, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk melanjutkan pendekatan RICE sambil mempertimbangkan pilihan lainnya.
Perawatan non-bedah untuk fraktur metatarsal kelima meliputi imobilisasi dengan gips atau sepatu berjalan, dan/atau stimulasi pada area tersebut dengan menggunakan perangkat eksternal. Stimulasi sangat berguna untuk patah tulang Jones, yang cenderung tidak sembuh secara alami.
Berbagai macam pilihan pembedahan tersedia untuk patah tulang yang lebih serius yang melibatkan beberapa patah tulang atau pergeseran tulang. Pembedahan juga dapat menjadi pilihan terakhir untuk patah tulang yang tidak merespons tindakan yang kurang invasif.